Desain Interior Kontemporer: Pengertian, Asal-usul, dan Ciri Khas

Gaya interior kontemporer menjadi salah satu gaya desain yang saat ini paling banyak digunakan dan direkomendasikan oleh para desainer. Gaya desain interior ini juga seringkali diidentifikasi dan disamakan sebagai gaya interior modern.

Ada banyak kebingungan bagaimana membedakan antara interior modern dengan interior kontemporer. Kedua gaya desain ini seringkali disalahartikan dan dianggap sebagai gaya yang sama dan serupa. Padahal, antara modern dan kontemporer, adalah dua konsep interior yang berbeda.

Meski kedua istilah seringkali dikutip hingga dislahartikan untuk menggambarkan sebuah gaya interior, antara kontemporer dan modern sebenarnya memiliki karakteristik dan ciri yang berlainan.

Modern seringkali mengacu pada gaya desain yang populer pada pertengahan tahun 1900-an. Karakteristik seperti bahan alami, warna netral yang ekspansif, dan garis yang bersih dan rendah merupakan bagian dari dekorasi interior ini.

Interior modern lebih mengikuti pola yang ketat dan seakan sudah ditentukan. Sementara desain interior kontemporer lebih fleksibel, atau dengan kata lain, kontemporer lahir dengan memadukan berbagai gaya dan variasi.

Definisi Kontemporer

Kamus besar bahasa indonesia (KBBI) mendefinisikan istilah kontemporer sebagai pada waktu yang sama; semasa; sewaktu; pada masa kini; dewasa ini. Hal tersebut dapat diartikan sebagai segala sesuatu yang mengacu pada hal-hal ‘saat ini.’

Merujuk definisi kontemporer menurut KBBI tersebut, bagaimana pun, desain kontemporer mengacu pada dekorasi interior yang lebih mutakhir. Bahkan sebuah gaya desain yang disebut kontemporer di tahun 2000an, tidak akan lagi dianggap ‘kontemporer’ pada masa kini atau masa yang akan datang. Desain kontemporer tahun 2000an bisa dianggap dan telah menjadi sebuah gaya desain interior vintage pada saat sekarang.

Dalam lima atau sepuluh tahun dari sekarang, desain interior kontemporer kemungkinan akan memiliki tampilan dan nuansa yang berbeda dari desain kontemporer saat ini. Oleh sebab itu, membedakan desain kontemporer dengan modern dapat dilihat dan diperhatikan melalui ciri-ciri khusus tertentu.

Baca Juga  10 Model Kitchen Sink Modern, Unik dan Goals Banget!

Gaya desain interior modern memiliki tampilan dan nuansa yang lebih spesifik. Sementara desain kontemporer akan selalu berubah, karena tersedia dan lahirnya bahan-bahan, material-material, dan atau model-model baru.

Konsep Interior Kontemporer

Gaya interior kontemporer menampilkan suasana ruang yang rapi dan bersih. Sebuah gaya desain yang bisa dikatakan merepresentasikan masa kini.

Yang paling menarik dalam gaya desain interior ini adalah gaya ini akan selalu terus berkembang. Anda dapat terus memperbarui konsep desain interior kontemporer sesuai tren yang ada.

Istilah Kontemporer dalam Seni & Desain

Istilah “kontemporer” dalam seni dan desain populer di tahun 1970an dan mengacu pada desain masa kini. Diawali sebagai penggabungan berbagai gaya, secara bertahap desain kontemporer mengembangkan eksklusivitasnya sendiri.

Desain kontemporer tidak saja meminjam beberapa elemen dan unsur dari modernisme atau gaya modern, namun juga mengambil beberapa elemen dari art deco, dekonstruktivisme, futuristik dan beberapa gaya interior lainnya.

Ciri Khas Gaya Desain Interior Kontemporer

Interior kontemporer menggunakan banyak garis yang terlihat ramping dan kontras. Bisa dipadukan dengan penggunaan bahan sutra, beludru, linen atau wol pada bantal, bedcover, dan beberapa perabotan lainnya. Hal tersebut untuk menghilangkan kesan kaku dan menampakan aksen yang lebih menarik.

Material seperti baja, krom, nikel biasanya digunakan untuk perangkat keras, lampu dan beragam aksesori, dengan pilihan warna hitam sebagai aksen yang menonjol. Furnitur berukuran besar biasanya tidak mendapatkan tempat dalam interior kontemporer.

Sebaliknya, furniture kayu berwarna terang atau gelap sering sekali digunakan. Furniture berlapis pada interior kontemporer mampu memberikan tampilan yang nyaman dan lembut.

Pencahayaan menjadi salah satu ciri khas dan merupakan faktor sangat penting pada interior kontemporer. Pencahayaan digunakan untuk fokus pada elemen atau dinding aksen atau karya seni. Floor lamp, lampu track, biasanya merupakan pilihan paling populer.

Baca Juga  10 Tipe Fasad Rumah untuk Arsitektur Modern

Gaya desain interior kontemporer lebih memilih untuk tidak membawa dan memertahankan kesan dan ciri gaya desain interior pada era sebelumnya. Kenyataannya, interior kontemporer lebih memilih untuk menunjukkan diri dan tampil dalam ‘kedewasaan’ masa sekarang. Pada sisi lainya, desain interior kontemporer juga tidak menampilkan kesan futuristik atau masa depan.

Bagaimana tertarik untuk mendesain rumah dengan desain kontemporer?

Yuk segera hubungi Alindra Interior dan klik Order Jasa.

Jangan lupa baca inspirasi desain lainnya di Blog kami yah

Sumber : interiordesign